Minggu, 27 Desember 2015

Kaset Penyemangat

Kaset Penyemangat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin yang melelahkan, malas sekali rasanya beranjak dari kasur kesayanganku, tapi tentu itu ga akan mungkin! Hari Senin kan upacara, mana bisa aku lelet, bisa bisa aku kena marah ibu. Akhirnya aku putuskan untuk mandi dan berangkat ke sekolah sebelum jam 7. Syukurlah aku ga telat untuk mengikuti upacara bendera di sekolah.

Jam istirahat pun berbunyi, semua anak di kelasku, 5A, berhamburan keluar kelas untuk menuju ke kantin, sedangkan aku anak terakhir yang beranjak dari tempat duduk dengan malas-malasan untuk keluar kelas, malas sekali rasanya hari itu.
“sha, ko kamu ga jajan sih? di kantin ada makanan baru loh” kata teman ku sinta yang berada di ambang pintu kelas 5A, “iya, ini juga mau ke kantin ko” ujar ku, “haduh sasha.. lelet nya” jawab sinta dengan menggeret tangan kananku, aku pun hanya mengikuti nya.
ugh hari senin memang membosankan!

Sesampainya di rumah, ibu yang sudah menungguku pulang sekolah, mempersilahkan aku untuk menggati pakaian ku dan langsung makan siang, karena sudah jamnya tepat untuk makan siang.
“Sasha makannya nanti aja ya bu, he he” godaku pada ibu, “sha makan dulu nanti kamu sakit, apalagi setelah cape di sekolah̶
... baca selengkapnya di Kaset Penyemangat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Selasa, 21 April 2015

INO SEHAT

10 FAKTA MENGENAI MENDENGKUR





1. Satu dari lima penduduk dunia mendengkur.
Benar. Diperkirakan lebih dari satu milyar orang di seluruh dunia mendengkur saat tidur karena berbagai sebab.

2. Pria dan wanita sama banyaknya yang mendengkur.
Salah. Lebih banyak pria yang mendengkur dibandingkan wanita, perbandingannya adalah 80%
laki-laki dan 20% perempuan. Alasannya terkait dengan distribusi kelebihan berat badan pada pria yang menumpuk di dada dan leher sehingga menyebabkan penyempitan saluran udara. Kelebihan berat badan pada wanita umumnya menumpuk di pinggul. Pria juga memiliki leher lebih besar daripada wanita. Lingkar leher 40 cm atau lebih cenderung membuat orang mendengkur.

3.Radang amandel (tonsilitis) menyebabkan anak-anak mendengkur.
Benar. Salah satu ciri anak yang terkena radang amandel (tonsilitis) adalah mendengkur waktu tidur.

4. Posisi tidur tidak berpengaruh pada mendengkur.
Salah. Tidur telentang lebih mendukung untuk mendengkur dibandingkan tidur miring.

5. Kelebihan berat badan menyebabkan mendengkur.
Benar. Kelebihan berat badan sangat umum di kalangan pendengkur. Hal ini karena lemak yang terbentuk di sekitar tenggorokan dapat menyempitkan saluran udara. Selain itu, lemak di perut dapat menyebabkan diafragma berfungsi tidak teratur.

6. Pil tidur dan obat penenang mengurangi mendengkur.
Salah. Obat-obatan ini menyebabkan relaksasi otot dan meningkatkan peluang mendengkur.

7. Pada usia 50, perempuan yang mendengkur sama banyaknya dengan laki-laki.
Benar. Karena proses penuaan, wanita kehilangan otot dan lemak di daerah tenggorokannya.
Lidah, pangkal tenggorokan, dan jaringan lainnya di dekatnya juga bisa sedikit menyusut.
Perubahan ini dapat mengurangi ukuran saluran nafas dan meningkatkan risiko mendengkur.
Hanya 5% perempuan yang mendengkur pada usia tiga puluhan, namun pada usia di atas 50 tahun jumlahnya bisa mencapai 40%. Pada usia ini, jumlah wanita yang mendengkur sama banyaknya dengan laki-laki.

8. Mendengkur dapat menandakan penyakit.
Benar. Mendengkur dapat merupakan gejala obstructive sleep apnea (OSA), gangguan umum dan berpotensi serius di mana nafas berulang kali berhenti dan berlanjut saat Anda tidur. Seseorang dengan sleep apnea sering bangun malam untuk bernafas, tetapi biasanya tidak mengingatnya. Sleep apnea seringkali tidak disadari tetapi sangat berbahaya bagi kesehatan karena menyebabkan kurang tidur, kekurangan oksigen, depresi dan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

9. Intensitas mendengkur dapat mencapai 90 desibel.
Benar. Setara dengan suara yang dihasilkan oleh sebuah truk yang melaju di jalan raya.

10. Merokok tidak menyebabkan mendengkur

Salah. Asap rokok dapat menginfeksi jaringan tenggorokan yang menimbulkan bengkak. Hal ini menyebabkan penyempitan saluran udara dan membuat orang mendengkur.

INFO SEHAT

LEHER MENAHAN BEBAN 4 KALI LEBIH BERAT SAAT SMS-AN




Pengguna ponsel cerdas sering mengalami sakit leher ketika terlalu lama menunduk, baik untuk berkirim sms maupun update status di jejaring sosial. Dibanding saat posisinya tegak, leher menahan beban 4 kali lebih berat saat menunduk. “bobot kepala manusia rata-rata 4,5 kg hingga 5,4 kg. Dalam posisi tegak leher bisa menahannya dengan sangat efisien, tapi beratnya jadi 4 kali saat menunduk,”kata tim Hutchful dari British Chiropractic Association. Dalam posisi tegak leher mampu mendistribusikan beban dari kepala secara merata. Beban itu didistribusikan secara vertikal mulai dari pangkal telinga, turun ke bahu, pinggul, tulang paha dan betis hingga pergelangan kaki. Namun saat menatap ponsel layar ponsel yang kecil, posisi leher dan kepala cenderung menunduk sehingga distribusi bebannya tidak lagi merata. Akibatnya beban yang ditanggung leher menjadi 4 kali lebih berat, lalu dampaknya adalah terjadi peningkatan tekanan secara umum pada rangka tubuh.
Salah satu dampak dari peningkatan tekanan tersebut adalah ‘text neck’ atau nyeri leher akibat terlalu sering berkirim sms. Tekanan yang konstan pada tulang leher dalam jangka pendek bisa memicu nyeri atau rasa pegal, lalu bisa berlanjut menjadi deformitas atau perubahan bentuk tulang leher. Berdasarkan penyebabnya, text neck digolongkan sebagai Repetitive Strain Injury (RSI) atau cedera akibat tekanan berulang. Selain text neck, bentuk lain dari RSI yang sering dialami oleh pengguna ponsel cerdas adalah ‘text thumb injury’ atau cedera jempol karena terlalu sering berkirim SMS. “jempol manusia tidak di desain untuk melakukan hal itu (SMS terlalu sering). Ukuran ponsel masa kini terlalu kecil, demikian juga ukuran tombolnya. Pasien saya sampai tidak bisa menggerakkan pergelangan tangan karena cedera semacam ini.” Kata Sammi margo dari chartered Society Physiotherapy.

(www.detikhealth.com)

Kamis, 16 April 2015

PENYAKIT PEMBUNUH NO.1 DI DUNIA

STROKE, PEMBUNUH NOMOR SATU DI INDONESIA

Stroke merupakan salah satu penyakit berbahaya di dunia. Di Indonesia, penyakit akibat gangguan pasokan darah ke otak ini menjadi pembunuh nomor satu. Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu. Kurangnya aliran darah dapat menyebabkan kerusakan atau mematikan sel-sel saraf di otak. Dalam beberapa tahun belakangan ini, stroke juga disebut sebagai serangan otak. Dan di Indonesia sendiri, stroke merupakan pembunuh nomor satu menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Data kejadian stroke dari Balitbangkes

1). Prevalensi (angka kejadian) stroke bisa dilihat di hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas)
  • Peningkatan prevalensi stroke dari 8,3 per 1.000 pada Riskesdas 2007 menjadi 12,1 per 100 pada Riskesdas 2013 (Untuk stroke responden usia 15 tahun ke atas).
  • Umur 15-24 th (0,2 per seribu), umur 25-34 tahun (0,6 per seribu), umur 35-44 tahun (2,5 per seribu), umur 45-54 tahun (10,4 per seribu), umur 55-64 tahun (24 per seribu), umur 65-74 tahun (33,2 per seribu) dan umur > 75 tahun (43, 1 per seribu).Prevalensi pada laki lebih banyak dari pada wanita. Laki 7,1 per seribu, dan wanita 6,8 per seribu (Riskesdas 2013).

2). Data dari stroke registry yang juga dilakukan oleh Balitbangkes sejak 2013 sampai 2014.
Menunjukkan proporsi menurut kelompok umur dibanding total pasien stroke (angka proporsional). Kelompuk umur 21-30 tahun (0,74%), 31-40 tahun (4,5%),41-50 tahun (18,5%), 51-60 tahun (33,8%), dan > 60 tahun (42,1%).

 

Penyebab Stroke

  • Faktor pertama yang menjadi penyebab stroke adalah gaya hidup yang tidak sehat. Kebiasaan merokok, konsumsi alkohol dan minuman bersoda, sering konsumsi makanan cepat saji, kurang aktivitas fisik, dan juga obesitas.
  • Faktor kedua adalah risiko medis. Faktor ini dapat menyebabkan atau memperparah stroke. Seperti hipertensi, kolesterol tinggi, antherosclerosis (pengerasan pembuluh darah), masalah jantung, diabetes, migrain, dan juga faktor keturunan.

 

Cara Mencegah dan Mengurangi Risiko Stroke

Cara terbaik adalah segera melakukan gaya hidup yang sehat. Seperti diantaranya.
-     Stop Merokok
Sudah banyak penelitian yang mengatakan bahwa rokok sangat tidak baik dan membahayakan kesehatan. Pasalnya, kebiasaan merokok dapat menyebabkan pembekuan darah.
-     Olahraga
Olahraga teratur sangat baik untuk mencegah stroke. Bukan hanya stroke, latihan secara rutin dapat membuat tubuh sehat secara keseluruhan.
-     Konsumsi Buah dan Sayur
Disiplin mengonsumsi buah dan sayur akan membantu Anda terhindar dari penyakit stroke. Jangan makan daging merah terlalu banyak karena lemak jenuhnya mengancam pembuluh darah.
-     Hindari Depresi
Sering stres dan depresi dapat meningkatkan risiko stroke. Pada penelitian terbaru, stres di pekerjaan juga dapat meningkatkan risiko stroke karena mempengaruhi pelepasan hormon untuk metabolisme, imunologi, dan sistem kardiovaskuler.

Dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Stroke, kesulitan berdiri satu kaki selama 20 detik dapat diindikasikan sebagai stroke ringan. Agar terhindar dari berbagai penyakit, olahraga, pola makan, dan gaya hidup yang sehat adalah cara terbaik.

Agar jantung sehat, konsumsilah secara teratur herbal OMEGA SQUA HPAI. Info selanjutnya di rumahherbalmadura.blogspot.com


Semoga bermanfaat. 

7 PENYAKIT PALING MEMATIKAN DI DUNIA




1. Kanker
Tembakau menjadi pemicu peningkatan resiko kanker terbesar terutama di negara berkembang, seperti Cina dan India. Kedua negara ini 40 persen penduduknya adalah perokok. Di Indonesia ancaman akibat rokok juga sangat besar karena semakin banyaknya orang merokok dan begitu banyaknya produsen rokok di negara ini. Jumlah perokok di Indonesia menempati peringkat pertama di kawasan ASEAN, yakni 46,16 persen dari perkiraan total jumlah perokok di kawasan ini pada tahun 2007 sebanyak 125, 8 juta orang.
Kanker merupakan penyebab utama kedua kematian orang dewasa di belahan Barat, dan merupakan salah satu penyebab utama kematian anak-anak akibat penyakit yang berumur antara 1 hingga 14 tahun. Meskipun demikian, penyakit ini jarang menyerang orang muda. Di Inggris Raya, kanker menyerang kira-kira 1 dari antara 650 anak-anak.
Kanker yang paling banyak menimbulkan korban di Eropa dan Amerika Serikat adalah kanker paru-paru, usus besar (kolorektal), payudara, prostat, dan perut. Jika digabungkan, setengah dari seluruh jumlah kematian akibat kanker disebabkan kanker jenis ini. Mereka sekaligus, bersama-sama dengan kanker kulit, merupakan jenis kanker yang paling umum menyerang manusia. Kanker kulit adalah kanker pertama atau kedua yang paling umum di banyak negara Barat seperti Amerika Serikat, Australia, dan Inggris Raya.

2. Jantung
Penyakit kardiovaskular (CVD) adalah istilah bagi serangkaian gangguan yang menyerang jantung dan pembukuh darah, termasuk penyakit jantung koroner (CHD), penyakit serebrovaskular, hipertensi (tekanan darah tinggi), dan penyakit vaskular perifer (PVD). Definisi CVD juga menyangkut penyakit lain seperti rheumatic heart disease (kerusakan jantung akibat rematik) dan penyakit jantung congenital (kerusakan bentuk struktur jantung sejak lahir). CVD berhubungan dengan kondisi seperti serangan jantung (MI), angina dan stroke.
Hal ini menyebabkan darah tidak dapat disalurkan dengan baik ke otot-otot jantung. Apabila oksigen tidak dapat disalurkan dengan baik ke otot-otot jantung, jantung akan menjadi lemah dan tidak dapat menyediakan darah ke seluruh bagian tubuh, akibatnya orang tersebut akan meninggal.
Diperkirakan 17 juta orang meninggal setiap tahun akibat CVD. Satu kematian terjadi akibat CVD setiap dua detik, satu orang meninggal dalam setiap lima detik akibat serangan jantung. Dari 17,5 juta kematian akibat CVD yang terjadi pada tahun 2005, sekitar 7,6 juta diantaranya terjadi karena penyakit jantung koroner dan 5,7 juta karena stroke.

3. AIDS
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan lembaga khusus untuk menanggulangi AIDS dari PBB (UNAIDS), melaporkan estimasi jumlah penderita HIV/AIDS di seluruh dunia pada tahun 1990 adalah 7,8 juta dan pada akhir Desember 2007 mencapai 33,2 juta, dimana 90% berasal dari negara berkembang. Estimasi jumlah kematian yang disebabkan oleh HIV/AIDS mencapai 2,1 juta orang, dimana 76% terjadi di wilayah Sub Sahara Afrika yang merupakan penyebab kematian utama di wilayah tersebut. Sedangkan jumlah infeksi baru HIV/AIDS adalah 2,5 juta dan 68% terjadi di Sub Sahara Afrika.
Benua Asia diindikasikan memiliki laju infeksi HIV tertinggi di dunia, sedangkan Afrika tengah mengalami perluasan dampak buruk HIV/AIDS di berbagai sektor pembangunan ( Beni, 2004). Prevalensi HIV tertinggi terdapat di wilayah Asia Tenggara dengan tren epidemik yang bervariasi di setiap negara. Tren epidemik di Kamboja, Myanmar dan Thailand menunjukkan penurunan, sedangkan di Indonesia dan Vietnam malah semakin meningkat. Secara keseluruhan estimasi jumlah orang yang mengidap HIV/ AIDS pada akhir 2007 di Asia adalah 4,9 juta orang, termasuk 440.000 orang yang merupakan kasus baru dan mencapai 300.000 orang meninggal karena AIDS

4. Diabetes
Bisa dimaklumi jika banyak orang khawatir dengan penyakit Diabetes. Karena penyakit tersebut telah menjadi penyebab kematian terbesar nomor lima di dunia. WHO melaporkan, jumlah kematian akibat penyakit tersebut di seluruh dunia adalah 3,2 juta orang per tahun. Itu artinya, setiap menit, 6 orang meninggal dunia akibat diabetes.
Diabetes melitus adalah kondisi ketika tubuh tak bisa mengendalikan kadar gula dalam darah (glukosa), yang normalnya 60-120 mg/dl. Glukosa merupakan hasil penyerapan makanan oleh tubuh, yang kemudian menjadi sumber energi. Tapi, pada penderita DM, kadar glukosa ini terus meningkat sehingga terjadi penumpukan.
Penyakit diabetes melitus (DM) atau akrab disebut kencing manis khususnya tipe 2 yang bukan faktor keturunan kini tak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak dan remaja. Ironisnya lagi, diabetes pada anak sulit dideteksi, sehingga tidak bisa dicegah sejak dini.
Tingginya jumlah penderita diabetes mellitus (DM) di Indonesia diakibatkan pola makan orang Indonesia yang terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat.

5. TBC (Tuberculosis)
Tuberculosis disebabkan oleh bakteri bernama mycobacterium tuberculosis. Gejala-gejala penderita TB diantaranya batuk-batuk, sakit dada, nafas pendek, hilang nafsu makan, berat badan turun, demam, kedinginan, dan kelelahan. Objek TB biasanya anak-anak dan orang yang lemah sistem kekebalan tubuhnya.Transmisi bakteri tuberculosis biasanya melalui inhalasi, misalnya penularan dengan dahak penderita TB, dan lewat kulit. Beberapa diagnosa kasus TB diantaranya tes tuberculin di kulit, identifikasi bakteria di sputum (dahak), dan rontgen paru-paru.
Micobacterium tuberculosis (TB) telah menginfeksi sepertiga penduduk dunia, menurut WHO sekitar 8 juta penduduk dunia diserang TB dengan kematian 3 juta orang per tahun (WHO, 1993). Di negara berkembang kematian ini merupakan 25% dari kematian penyakit yang sebenarnya dapat diadakan pencegahan. Diperkirakan 95% penderita TB berada di negara-negara berkembang Dengan munculnya epidemi HIV/AIDS di dunia jumlah penderita TB akan meningkat. Kematian wanita karena TB lebih banyak dari pada kematian karena kehamilan, persalinan serta nifas (WHO). WHO mencanangkan keadaan darurat global untuk penyakit TB pada tahun 1993 karena diperkirakan sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi kuman TB.

6. Vector Borne
Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk dan lalat (vector borne) yaitu Malaria, telah membunuh lebih dari 1.2 juta orang, kebanyakan pada anak-anak di Afrika dibawah umur 5 tahun. Kemudian DBD (Demam Berdarah Dengue) menjadi penyakit yang tercepat pertumbuhannya di dunia,
Jumlah kematian akibat demam berdarah di Indonesia sudah melebihi 400 orang dan berjangkit di hampir semua propinsi. Sedangkan lebih dari 28.000 orang terkena penyakit itu. Demikian dikemukakan jurubicara Departemen Kesehatan, Mariani Reksoprojo. Pemerintah menyediakan dana 50 milyar Rupiah untuk menanggulangi penyakit tsb. Demam berdarah timbul pada setiap musim hujan
Sistem irigasi dan buruknya sanitasi, suplai air, kondisi rumah dan penanganan sampah, penebangan hutan dan hilangnya biodiversity, menjadi pemicu utama.

7. Hepatitis
a.   Virus hepatitis A
Virus hepatitis A terutama menyebar melalui tinja. Penyebaran ini terjadi akibat buruknya tingkat kebersihan. Di negara-negara berkembang sering terjadi wabah yang penyebarannya terjadi melalui air dan makanan.
b.   Virus hepatitis B
Penularannya tidak semudah virus hepatitis A. Virus hepatitis B ditularkan melalui darah atau produk darah. Penularan biasanya terjadi diantara para pemakai obat yang menggunakan jarum suntik bersama-sama, atau diantara mitra seksual (baik heteroseksual maupun pria homoseksual).
Ibu hamil yang terinfeksi oleh hepatitis B bisa menularkan virus kepada bayi selama proses persalinan. Hepatitis B bisa ditularkan oleh orang sehat yang membawa virus hepatitis B. Di daerah Timur Jauh dan Afrika, beberapa kasus hepatitis B berkembang menjadi hepatitis menahun, sirosis dan kanker hati.
c.   Virus hepatitis C
Menyebabkan minimal 80% kasus hepatitis akibat transfusi darah. Virus hepatitis C ini paling sering ditularkan melalui pemakai obat yang menggunakan jarum bersama-sama. Jarang terjadi penularan melalui hubungan seksual. Untuk alasan yang masih belum jelas, penderita “penyakit hati alkoholik” seringkali menderita hepatitis C.
d.  Virus hepatitis D
Hanya terjadi sebagai rekan-infeksi dari virus hepatitis B dan virus hepatitis D ini menyebabkan infeksi hepatitis B menjadi lebih berat. Yang memiliki resiko tinggi terhadap virus ini adalah pecandu obat.
e.   Virus hepatitis E
Virus hepatitis E kadang menyebabkan wabah yang menyerupai hepatitis A, yang hanya terjadi di negara-negara terbelakang.
f.    Virus hepatitis G
Jenis baru dari virus hepatitis yang telah terdeteksi baru-baru ini.


Bottom of Form